A/N : Karena ini fic pendek, mungkin lebih tepat disebut drabble kali ya.. ( '.' ) Anggap 'aku' itu siapa saja..
^^^^^^^
Aku melihatnya.
Melihatnya
dari lantai atas gedung yang tak kutahu gedung apa. Melihat dirinya
yang tengah membawakan lagu Heart of Gold hanya dengan iringan gitar.
Terpana aku dibuatnya. Dan aku terhanyut dalam alunan suaranya yang
merdu.
Segera
saja aku turun dan bergabung dengan kerumunan fangirl dibawah sana.
Memandangnya lebih dekat. Menahan napas kala mataku dan matanya bertemu
pandang. Namun dia hanya terdiam.
Dan
listrik padam tiba-tiba. Ruangan ini pun hening seketika. Aneh. Suasana
ini terlalu sepi. Kucoba menghiraukan hal itu dan fokus pada dirinya
yang berada dalam kegelapan. Hingga mataku mulai terbiasa dengan gelap
dan aku kembali mencari sosoknya yang kuyakini masih berada di depan
sana. Kupicingkan mataku agar dapat menangkap jelas sesosok orang yang
mendekatiku.
Sosokmu!
Aku
terdiam saat kau terus mendekat dan makin mendekati diriku yang masih
terpaku. Dekat dan semakin dekat hingga berhenti di hadapanku. Kau
ulurkan tanganmu, meraihku ke dalam pelukan. Saat kau berdiri di depanku
dan memelukku, refleks kulingkarkan tanganku di lehermu. Kau terkejut.
Dapat kurasakan hal itu karena saat ini tubuh kita berada dalam jarak
yang amat dekat. Hanya sepersekian detik hal itu berlangsung. Namun
dapat kurasakan dengan jelas rambutmu yang sedikit basah dan betapa
tegapnya bahumu saat tanganku memegangnya. Juga tangan putihmu yang
terasa dingin di tanganku ketika kau melepas pelukanmu. Kau pun berlalu,
masih memandangku dengan lembut dan kemudian kembali dalam kegelapan
sana. Sementara aku hanya dapat merelakanmu dan memandang sosokmu yang
semakin menghilang.
Aku
terpaku di tempat aku berdiri. Menatap dirimu yang telah menghilang.
Dinginnya tanganmu, basah rambutmu, lembut tatapanmu, terbayang jelas
dibenakku. Hingga kusadari kalau itu semua hanya mimpi ketika aku
terbangun dari tidurku.
"Tch." gerutuku sembari menghela napas dan kembali memejamkan mata.
"Hey.. Selamat pagi."
Aku
terdiam mendengar suara yang tak akan pernah kulupa itu. Suara yang
terdengar dari sisi lain tempat tidurku. Kubalikkan tubuhku menghadap si
pemilik suara. Dan apa yang kulihat makin membuat tubuhku kaku. Sosokmu
yang tersenyum lebar sambil menatapku.
Ku
atur napas, mencoba untuk bersikap biasa dan membalas senyum serta
sapaannya. Dan kemudian aku hanya tertawa kecil saat menatapnya.
"Just another sweet dream.." Dan aku pun kembali menutup mata, meneruskan mimpi yang tertunda.
^^^^^^^ Note: Pffft.. Puhahahahahahahahaha (*`▽´*) God. I couldn't believe that I was the one who wrote this fic. Ah. Fic ini terinspirasi dari mimpi saya. Terus entah kenapa jadi saya tuangkan dalam fic begini. Memalukan ternyata saat saya baca lagi. (笑)
Fandom: the GazettE, include OFC Genre: Friendship Rating: G
Disclaimer: They're belong to themself.
A/N: Fic ini dibuat untuk ultah Kai dan diikutsertakan dalam lomba, namun kalah. (^^;;)
***
‘kriing.. kriiing.. kriiing’
Alarm
berbunyi memecah kesunyian pagi. Kai segera mencari sumber bunyi yang
mengganggu mimpi indahnya. Matanya menyipit melihat angka di jam beker
kesayangannya. Pukul tujuh tepat. Dimatikannya alarm yang masih
berbunyi, kemudian kembali tidur.
‘Masih satu jam lagi…’ pikirnya sebelum kembali memasuki alam mimpi.
Tidak berapa lama kemudian, Kai terlonjak dari tempat tidurnya. Dia baru menyadari satu hal.
“Hari ini kan jadwal pengambilan gambar!!!” Kai berseru pada dirinya dan beranjak ke kamar mandi.
***
‘Sial,
sial, sial!!! Kenapa aku bisa lupa jadwal pengambilan gambar sepenting
ini sih??? Tempatnya kan jauh…’ gerutu Kai dalam hati sementara mulutnya
sibuk mengunyah sandwich sarapannya.Dia pun segera memacu kendaraannya
menuju lokasi yang cukup jauh dari apartemen.
‘Hampir sampai…’ gumam Kai sambil menyetir dengan kecepatan penuh dan kemudian…
“Ah! Aku lupa mengunci pintu apartemen!!!”
***
“Terlambat
lagi, Kai-san?” Tanya sutradara Miura kepada Kai. Sepertinya dia tidak
bosan menanyakan hal itu. Bahkan dia sudah lupa berapa kali mengajukan
pertanyaan yang sama kepada si pemilik lesung pipi yang saat ini hanya
bisa meringis dan mengatur nafas.
“Anoo..
hh.. Gomennasai. Hontou ni gomennasai..” jawab Kai sambil membungkuk di
hadapan sutradara. Sang sutradara hanya menatapnya sambil berkacak
pinggang.
“Baiklah,
baiklah.. Ya sudah, sana bergabung dengan yang lain. Dan cepat
bersiap-siap!” perintah sutradara Miura yang segera dijawab dengan
anggukan dan senyum lebar khas sang drummer the GazettE itu.
“Cepat!!!”
“Ba.. baik!”
Kai
segera menuju ke ruang make-up dan bergabung dengan anggota the GazettE
lainnya. Sementara anggota lainnya tertawa terbahak-bahak melihat
leader mereka dimarahi sutradara.
“Terlambat
lagi, Kai-san?” ucap Reita meniru perkataan sutradara. Yang
bersangkutan hanya tersenyum kecut yang membuat Reita semakin ingin
mengerjainya.
“Kau jahat sekali padaku, Rei-chan…” balas Kai dengan wajah cemberut.
“Oy, oy! Jangan memanggilku seperti itu. Menjijikkan!”
Kai
yang mendengarnya tertawa melihat reaksi pria ber-noseband itu. Sementara Reita
bersungut-sungut, Ruki, Aoi, dan Uruha tertawa melihat tingkah mereka
berdua.
“Bagaimana kau bisa terlambat, Leader-sama?” Tanya Ruki di sela tawanya.
“Aku berani bertaruh kalau dia lupa jadwal dan bangun kesiangan” Aoi ikut menimpali.
“Aku hanya lupa jadwal, kok…” sahut Kai yang mulai bersiap-siap untuk pengambilan gambar.
“Eh? Lalu bagaimana kau bisa setelat ini???” sambung Uruha.
“Anoo..
Jarak dari apartemenku kesini kan lumayan jauh, karena baru ingat hal
itu, aku jadi panik dan terburu-buru. Sampai lupa mengunci pintu
apartemen..” jawab Kai di sela-sela persiapannya.
“Dan
kau kembali lagi ke apartemenmu untuk mengunci pintunya?” Tanya mereka
bersamaan sementara yang ditanya hanya tersenyum lebar mendengarnya.
“Ya
begitulah. Dan aku baru menyadari hal itu saat hampir sampai kemari.”
Ujar Kai sambil beranjak ke tempat sutradara Miura yang sudah
memanggilnya.
“Bakayarou!!!”
***
“Sepertinya
memang ada masalah dengan kepalanya,” ucap Reita kepada anggota yang
lain dan dijawab dengan anggukan saat Kai tengah melakukan pengambilan
gambar.
“Biar begitu dia leader kita, loh..” tukas Ruki.
“Berat
mengakuinya, tapi dia benar-benar seorang leader yang dapat diandalkan.
Walau aku masih heran dengan sifat pelupanya itu. Semakin parah rupanya,”
sambung Aoi yang disambut dengan tawa Ruki dan Reita.
“Tapi
berkat itu, sepertinya hari ini rencana kita akan berhasil,” sahut
Uruha yang baru saja menyelesaikan pengambilan gambarnya. Mendengar hal
itu, mereka tersenyum penuh arti sambil memandang sang leader yang
dimarahi sutradara.
***
“Terima
kasih banyak atas kerja kerasnya,” ucap Kai kepada semua staff. Para
staff juga ikut mengucapkan hal yang sama. Walaupun dimarahi
berkali-kali oleh sutradara Miura, Kai tersenyum puas dengan hasil yang
dicapainya.Tapi ada sesuatu yang mengganjal dan membuatnya penasaran.
‘Sepertinya
ada sesuatu yang aneh… Kenapa mereka menatapku dengan tatapan
orang-ini-melupakan-sesuatu begitu? Jangan-jangan memang ada hal penting
lain yang aku lupa? Tapi apa? Aku benar-benar tidak bisa mengingatnya!’
gerutu Kai dalam hati.
Bunyi e-mail masuk membuyarkan pikirannya. Dibukanya e-mail yang ternyata dari Ruki.
Kai-kun, kau dimana? Kami sudah selesai dari tadi. Sekarang kami ada di lantai bawah. Segera kemari.
Kai
segera membalasnya dan bergegas menuju lantai bawah, karena ruangan itu
juga ternyata sudah sepi. Tak lupa dia merapikan dan membawa
barang-barangnya. Namun sebelum dia keluar dari ruangan, listrik padam.
Kai terkejut dan mulai panik.
‘Apa-apaan
ini? Kenapa listrik padam disaat seperti ini?’ batin Kai. Dia mulai
meraba dinding mencari pintu keluar dan mencoba membiasakan diri dalam
kegelapan. Matanya menyipit saat melihat seberkas cahaya dari sisi lain
ruangan dan terbelalak saat mengetahui bahwa cahaya itu berasal dari
lilin-lilin diatas kue ulang tahun yang dibawa oleh teman-temannya. Senyum tersungging di bibirnya.
‘Ternyata
ini yang aku lupakan,’ ucapnya dalam hati ketika dia baru menyadari
tanggal hari ini. Tak lama kemudian listrik kembali menyala dan
dilihatnya anggota the GazettE sudah berkumpul dihadapannya.
“Happy
birthday to you, happy birthday to you, happy birthday, dear Kai,
happy birthday to you~” semua anggota the GazettE menyanyikan lagu
dengan karakter vokal masing-masing sehingga terdengar seperti koor yang
aneh namun sukses membuat Kai tertawa mendengarnya.
“Otanjoubi omedetou, leader-sama!” ucap Ruki kepada Kai sambil membawa kue ulang tahunnya.
“Otanjoubi omedetou, Kai-kun…” sahut Reita, Uruha dan Aoi bersamaan.
“Semoga
kau menjadi lebih dewasa, berhasil meraih apa yang kau cita-citakan,
dan tetaplah menjadi yang terbaik bagi the GazettE,” doa pertama
diucapkan Ruki untuk Kai.
“Semoga kau mendapatkan yang terbaik untuk apapun yang kau inginkan. Jangan bosan jadi leader kami..” ucap Aoi tulus.
“Semoga kau diberi kesehatan dan kebahagiaan, Kai-kun…” sambung Uruha.
“Semoga kau panjang umur, semakin pandai memasak dan main drum, serta tidak pelupa lagi,” sahut reita yang diamini anggota lain.
“Terima kasih banyak. Kalian benar-benar…” Kai menghentikan kata-katanya karena tak mampu menahan rasa harunya.
“Aku bahkan lupa kalau ini hari ulang tahunku,” ucar Kai sambil tertawa.
“Kami sudah tahu akan hal itu,” sahut Reita. Mereka hanya tertawa mendengarnya.
“Nah,
sekarang ucapkan permohonan dan tiup lilinnya,” seru Aoi yang kemudian
memegangi kue ulang tahun dan menyodorkannya kepada Kai.
‘Kali ini aku harus membalasnya,’ gumam Aoi sambil tersenyum licik pada Kai.
“Baiklah,” ucap Kai sambil memejamkan mata dan tersenyum lebar.
‘Kabulkanlah
doa mereka, semoga the GazettE selalu sukses dan aku bisa tetap
bersama-sama dengan mereka,’ doa Kai dalam hati kemudian dia membuka
mata.
“Ayo
tiup lilinnya! 3, 2, 1…” sebelum Aoi sempat balas dendam dengan meniup
lilin ulang tahun Kai, Kai sudah lebih dulu meniupnya.
“Maaf
ya, tapi aku selalu mendapatkan lilin ulang tahunku,” ucapnya pada Aoi
yang terlihat kesal karena tak berhasil balas dendam. Kai yang
melihatnya tertawa dan makin keras tawanya saat Aoi memukul kepalanya.
Ruki, Reita, dan Uruha ikut tertawa melihat hal itu.
“Ah, maaf hanya ini yang bisa kami berikan. Oya, hadiah dariku menyusul saja ya!” ucap Reita sambil menyalami Kai.
“Aku
sih sudah ada, hanya saja tidak kubawa karena khawatir ada yang iri dan
ingin juga,” sahut Uruha dan langsung melirik Reita. Reita tersenyum
kecut sementara yang lain tertawa melihatnya.
“Tidak
apa-apa. Aku sudah sangat senang kalian masih ingat hari ulang tahunku.
Kejutan ini benar-benar yang terbaik! Terima kasih banyak,” Kai
membungkuk kepada semua teman-temannya. Dia benar-benar merasa bahagia
bisa mempunyai teman seperti mereka.
“Tapi
masih ada kejutan yang ingin kami berikan untukmu…” ucap Ruki Kai
mengangkat alisnya, penasaran dengan kejutan apalagi yang mereka
siapkan. Ruki tersenyum lebar.
“Rupanya
kau tidak berubah, Yukkun…” terdengar suara seorang wanita dari
belakang Kai. Kai segera berbalik mencari tahu si pemilik suara yang
sangat dikenalnya itu. Betapa terkejutnya Kai melihat wanita yang sangat
dicintainya mendekati dan tersenyum manis kepadanya.
“Selamat ulang tahun~!” ucapnya sambil tersenyum geli melihat keterkejutan Kai.
“Ibu?”
-終- Note: This my first fanfic that I wrote. It's been a while since last time I read it. And I could admit that my writing skill is suck. (笑) Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, fic ini dibuat untuk ultah Kai, drummer the GazettE. Awalnya di-post di multiply, tapi berhubung multiply udah ga ada, saya alihkan kesini. FYI, Kai itu memang pelupa. Dia sering banget kelupaan barang-barangnya.Dia sendiri yang bilang loh, ya.. Check this video out.
Terus dendam yang dimaksud Aoi diatas itu, idenya dari video ini..
LOL
Ah~ Leader yang satu ini memang cho-kawaii deh. ❤ฺ(◡ฺ ω◡ฺ〃人)
(Aku menjadi salju yang berkilauan di musim dingin)
朝は鳥になって
Asa wa tori
ni natte
(Aku menjadi
burung di pagi hari)
あなたを目覚めさせる
Anata o
mezamesaseru
(Yang membangunkan
tidurmu)
夜は星になって
Yoru wa
hoshi ni natte
(Aku menjadi
bintang di malam hari)
あなたを見守る
Anata o
mimamoru
(Yang menjaga dan memperhatikanmu)
私のお墓の前に泣かないでください
Watashi no
ohaka no mae de nakanaide kudasai
(Janganlah
menangis di depan makamku)
そこに私はいません
Soko ni
watashi wa imasen
(Disana
tidak ada aku)
死んでなんかいません
Shinde
nanka imasen
(Aku tidaklah
mati)
千の風に。。千の風になって
Sen no kaze
ni.. Sen no kaze ni natte
(Seribu
angin.. Aku menjadi seribu angin)
あの大きな空を吹き渡っています
Ano ooki na
sora o fukiwatatte imasu
(Yang berhembus
melintasi langit luas)
あの大きな空を吹き渡っています。。
Ano ooki na
sora o fukiwatatte imasu
(Yang
berhembus melintasi langit luas)
Cover Version :
P.S : It's my first translation. I think there're mistakes everywhere. I'm still newbie. I've tried my hard, though. Note: Lagu ini dinyanyikan oleh Akikawa Masafumi. Dalam versi aslinya, lagu ini dibawakan secara seriosa. Dan liriknya cukup puitis menurut saya. Atau begitulah yang saya artikan. ^^;; Dari segi arti juga menurut saya bagus. It's kinda.. beautiful. To be honest, I prefer the cover ones than the original. Just click the video and watch it! (๑´▿`๑)
Note I :
Sebenarnya ini re-post dari blog pertama. Jadi ga saya ubah lagi.. Mungkin sedikit perbaikan. ^^;;
***
2012年10月7日
Hari
minggu lalu, tepatnya tanggal 7 Oktober 2012, telah diadakan sebuah
acara yang membuat ratusan fans gagal move on hanya dengan mengingat
nama acaranya. Yup. JRock Evolution 2012. Saya, sebagai salah satu
korban, melaporkan kejadian. #plakk ( ^ ^ ; )
Sebelumnya, sekedar info, Jrock
Evolution adalah tur konser dengan susunan yang terdiri dari enam band
(MUCC, Alice Nine, Girugamesh, SuG, UNiTE dan D=OUT) yang tampil di
berbagai negara. Band-Band yang berbeda akan tampil bersama di setiap
negaranya.
JRock Evolution 2012
Selanjutnya, mari kita dengarkan penuturan korban tentang acara ini.
Terima kasih. Etto.. Awalnya, saya ga ngira bisa datang ke event ini.
Bahkan tadinya udah pasrah ga bisa datang dan siap bergalau ria di hari
H. Namun takdir berkata lain. Dengan beberapa rencana yang saya susun,
dan beberapa persiapan juga, saya bisa berangkat menuju tempat
dihelatkannya(?) acara ini.
Sempat
ragu juga sebenarnya, soalnya walaupun acara dimulai siang dan berakhir
sore, saya ga yakin bisa sampai dan kembali ke kost-an tepat waktu.
Secara itu hari Minggu dan Seninnya saya ada mata kuliah. Ditambah lagi,
pas hari Sabtu ada penutupan mabim di kampus. Bagaimana dengan kondisi
badan saya juga~~~? Tapi ternyata saya memang strong. Atau mungkin
tiba-tiba muncul kekuatan demi bisa menyaksikan 5 pangeran tampan dari
negeri sakura? Entahlah. Yang pasti kondisi badan saya, sampai saat
laporan ini dibuat, baik-baik saja. Alhamdulillah.. ( ^ w ^ )
Pas
hari Minggu itu, saya berangkat dari kost-an saya yang berada di
Jatinangor, dari pukul 5 pagi. Karena setelah saya perkirakan, saya akan
tiba kurang lebih pukul 9 dengan perincian 2 jam lebih dari Jatinangor
ke Jakarta dan sekitar 1 jam lebih dari terminal (terminal Lebak Bulus
tepatnya) ke lokasi (Gandaria City). Tapi.. ternyata meleset. Bisnya
melaju lebih cepat dan ternyata jarak dari terminal Lebak Bulus ke
Gandaria City itu ga sampe setengah jam. Alhasil, saya sampai tempat
konser kepagian. (._.)
Setelah
berkeliling sejenak *halah*, saya kembali ke tempat konser, Skenoohall,
yang ada di lantai 3 mall tersebut. Karena saya memang berniat beli
tiket di tiket box, saya beli dulu di lantai 2. Sebagai mahasiswa kere,
saya cuma bisa ngambil bagian GA buat nonton event ini. Kurang persiapan
juga sih, makanya cuma bisa nyiapin segitu. Beruntungnya, ada student
promo ternyata.. Tiket GA yang normalnya 400k, untuk pelajar/mahasiswa
jadi hanya 200k! Dengan menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa
tentunya.. ( ^ _ ^ )
Setelah
dapat tiket, ngantri lagi buat nunggu gate dibuka. Disana saya bertemu
teman baru yang bisa diajak barengan buat di bagian GA nanti. Anaknya
asik. Ga lama kemudian, antrian pun mulai memanjang. Beberapa staff
jepang mulai berkeliaran(?) sambil membawa camcorder dan foto sekaligus
ngerekam para fans dalam antrian. Sesekali juga nawarin beberapa fans
buat ngasih komentar dan pesan mereka buat para bandoman. Antrian
dikejutkan dengan munculnya 2 member UNiTE (saya lupa siapa) yang turun
ke bawah untuk sekedar jalan-jalan mungkin. Tanpa make up loh~ ( ^ w ^
) Sekitar jam 12, kita
dipersilahkan naik ke atas. Pemeriksaan tas, sama pengecekan tiket.
Kemudian ngantri lagi. Karena open gate-nya itu jam setengah 1.. Selama
nunggu open gate itu, banyak fans yang beli goods dulu disana. Harga
goodsnya? Jangan ditanya. Takai desu yo~~~ Karena saya punya sisa duit,
saya ikutan beli sih. Terbelilah T-Shirt JRock Evolution warna hitam
seharga 200k dan album DIVISION the GazettE yang udah lama saya cari.
Tadinya pengen T-Shirt Alice Nine sih.. Tapi mahal. Oke lanjut. Ah iya,
saat kita nunggu gate open, om Oishi(orang dari Maverick) bolak balik
gitu disana. Beberapa staff Jepang juga ada. Jam 12.30 gate dibuka,
semua masuk hall dengan tertib. Dimulai dari kelas VVIP, VIP, dan
terakhir GA. Karena penghuni kelas GA dikit, saya jadi gampang ngetem(?)
di barisan terdepan bagian sisi kiri. Agak ke tengah sih. Ga masalah
lah. Malah dari posisi itu saya bisa keliatan semuanya. Semuanya
sodara-sodara! Hall-nya ga besar sih, jadi walaupun di GA, masih kelihatan jelas ko..
suasana saat nunggu gate dibuka (photo taken by here)
Acara mulai jam setengah 2,
jadi kita nunggu (lagi). Selama nunggu itu, saya sama temen saya malah
ngajak ngobrol staff Indonesia yang jagain bagian GA. Saya salah ngambil
posisi. Posisi saya tuh di belakang barikade buat wartawan, yang
nantinya muncul setiap dua lagu awal band yang tampil. Setelahnya kita
boleh nempatin bagian itu tapi. Ya sudahlah, toh posisi itu cukup enak.
Selagi nunggu acara mulai, kita disuguhin PV-PV band pengisi JRock
Evolution 2012. Ada PV-nya SuG, Alice Nine, MUCC, Girugamesh, D=Out,
sama UNiTE. Keren-keren ternyata~ Ga jarang ada teriakan dari fans saat
liat PV-PV ini. Tepat jam 13.30 acara
dimulai. Dibuka dengan MC dari staff, kemudian layar ditutup sebentar.
Dan.. Muncullah UNiTE sebagai band pembuka JRock Evolution di Jakarta
ini. Walau saya ga kenal mereka, yah cuma tau nama lah, saya ga berhenti
teriak2 saat kelima bandoman ini muncul. Anjir. Vokalisnya, Yui, imut
badai~~~ Drummernya, Yukimi, juga keren~~~ Jujur, ini pertama kalinya
ngedenger lagu-lagu mereka. Baru kenal juga sih. Jadi ya saya cuma bisa
jejingkaran ikutin lagunya yang emang enak-enak(?) ternyata.. Dalam
penampilan mereka juga, si vokalis, Yui, cukup atraktif. Suka pasang
pose minta diraep pula. Dia juga sempet fanservice-an sama
Haku kalo ga salah. Apa LiN, ya? Ga tau namanya.. ^^a Ah. Dia juga
sempet turun dari stage! Aaaaa how lucky the VVIPs are~ DX Berikut setlist lagu UNiTE yang dibawain pas JRock Evolution Jakarta kemarin, taken from Yui's blog: SE:melt into UNiTE. 1. イオ 2. 鳥籠好餌責務- TORIKAGO like obligation - -MC- 3. AIVIE 4. Love _Duck_Core_Nothing 5. world wide wish -MC- 6. starting over Saya nikmatin banget semua lagu yang mereka bawain walau baru pertama kali denger~ Dan sangat menikmati juga penampilan mereka~~
UNiTE
selesai, layar ditutup. Kami kembali disuguhkan PV-PV band pengisi
JRock Evolution 2012. Sekitar 30 menit kemudian, terdengar suara bass
dari sisi kiri panggung. Terlihatlah siluet seorang om(?) dari mucc. Om
Yukke ternyata.. Banyak yang ngira itu dari Alice Nine, jadi beberapa
fans mulai teriakin nama Hiroto. (._.)
Ga
lama kemudian, panggung dibuka dan muncullah mereka. MUCC deshita~!
Sama kaya UNiTE, saya cuma tau mereka sekedar nama. Tapi sumpah. Mereka
the best banget penampilannya! Tatsuro bener-bener total sekali dalam
bawain lagu. Keren adalah saat semua orang di suruh duduk, kemudian kita
jump bareng. Semua lagu yang dibawain MUCC juga keren-keren! Walau ga
tau (lagi), saya bener-bener terhanyut dan mengikuti semua lagu penuh
semangat. MUCC tuh bikin suasana hall 'panas'. Dan disini saya merasakan
'live' yang sesungguhnya. d(>w<)b
Mereka bawain
12 lagu, paling banyak dibanding yang lain, tapi saya cuma tau beberapa
lagu seperti Ageha, Nirvana, Saishuu Ressha (sumpah, ini lagu keren.
sedih juga.. ;_;), dan lagu terakhir mereka, Mother.
00. SE Chemical Parade
01. Falling Down
02. Fukurou no Yurikago
03. Fuzz
04. Ageha
05. Utagoe
06. Saishuu Ressha
07. Ame no Orchestra
08. Nirvana
09. Arcadia featuring DAISHI DANCE
10. Kaze to Taiyou
11. Mae e
12. Ranchuu
13. Mother
Selesai penampilan MUCC, layar kembali ditutup. Dan
inilah band penutup sekaligus yang paling ditungu-tunggu.. Alice Nine!
Geez, mereka bener-bener yang paling dinanti dalam event ini. Belum
muncul aja, para fans udah pada teriak "Alice Nine! Alice Nine!".
Termasuk saya juga sih. Kemudian terdengar suara check sound yang
langsung membuat histeris seisi hall. Mereka langsung excited
dengernya.. Apalagi liat siluet-siluet membernya. Teriakan dimana-mana.
LOL
Layar dibuka. Para member muncul satu-satu diiringi
teriakan para fans yang memanggil nama mereka. Saya lupa urutan
munculnya.. Yang pasti Shou muncul terakhir. Kalau ditanya bagaimana
penampilan masing-masing dari mereka? Damn. They're gorgeous! Mereka
tampil serba putih. Shou sama Tora kompak pake jas putih. Sedang Saga,
Hiroto, dan Nao sama-sama pake rompi putih. Dari semua artikel berita
tentang JRock Evolution, mereka kompak bilang Shou itu bagai pangeran
dalam anime/manga. That was right. He was so damn gorgeous in that
outfit. Lalu bagaimana dengan bias saya si akang macan alias Tora. He
was so goddamn hot! (*q*)d Saga juga keren badai. Nao dan Hiroto pun
sama-sama keren..
Kemudian tanpa ba-bi-bu, Senkou
dimainkan. Sumpah, saya ga bisa berkata-kata ngeliat mereka. Sempet
saling cubit sama temen saking ga percayanya kalo kita lagi nyaksiin
Alice Nine, mereka nyata di depan. Dengan rasa senang yang
membuncah(?) di dada, saya menikmati lagu ini. Sesekali menggumamkan
lirik lagu. Beberapa fans ada yang ikut nyanyi sih.. Saya cukup dengan
gumaman aja. Dan ga mau ngelepasin pandangan dari stage sambil sesekali
liat screen. Lagu kedua, Rainbow. Seisi hall dibuat loncat-loncat sama
mereka. Suasananya itu bener-bener hidup saat lagu ini dimainkan. Keren
parah! Suasana terus begitu sampai lagu Fantasy dinyanyikan. Histeria
fans makin menjadi. Temenku sendiri ada yang nangis saat denger lagu
ini. Terdengar ada beberapa fans yang ikut nyanyi. Dan jujur, agak
keganggu. Saya jadi ga bisa khidmat menikmati lagu. (-.-)
Apa yang paling dinanti saat live visual kei oleh
para fangirl? Fanservice, of course. きゃっー!
Ada bagian
Shou kisu Saga (pipi loh ya), Tora dikisu Hiroto (di pipi kok, di pipi), Tora ngelus dagu Nao, Tora
pukul-pukulan dada(?) sama Hiroto (sadly, i didn't see it), Tora
deket-deketan sama Saga di tengah-tengah stage juga di tempat mereka,
dan terakhir Tora meluk pinggang Shou. (me: /mati gegara nosebleed berlebih).
Ah, ada bass licking dari Saga juga! Saya ga inget di lagu apa aja.
Yang saya inget cuma satu. Tora fanservice-an. Secara dia ga pernah mau
fanservice-an ya.. Dan di live ini, Tora hyper banget! mungkin karena
banyak bininya nonton kali. Muhahahahaha.. (≧∀≦)
And
last song from Alice Nine, The Beautiful Name. Fans kecewa. Tapi
kemudian Shou bilang mereka pasti akan kesini lagi. Tentu saja para fans
antusias mendengarnya. Dan The Beautiful Name pun dimainkan. Saya? Saat
itu cuma memandang mereka lekat-lekat. Ga mau melewatkan sedetik pun
penampilan dari lagu terakhir mereka. Setelahnya, para member
melemparkan 'hadiah' untuk para fans. Sayangnya ga sampe tempat saya.
Penonton sempat meneriakkan "Encore! Encore!" namun sayang ga ngaruh
apa-apa.
00. SE
01. Senkou
02. Rainbows
03. Heart of Gold
04. Hana
05. Haikara Naru Rinbu Kyoku
06. Fantasy
07. Tsubasa
08. Red Carpet Going on
09. Shuunkashuuto
10. the beautiful name
Jrock
Evolution pun berakhir. Yang dilanjutkan dengan sesi meet and greet
buat VVIPs. Saya keluar dari hall dengan wajah lelah, namun penuh
kepuasan.
Ada dua hal yang saya sesalkan. Yang pertama,
ternyata anak-anak UNiTE pada ikut nonton MUCC dan Alice Nine di kelas
festival. Saya nyesel ga nengok ke belakang dan liat mereka. Siapa tau
bisa ikut headbang dan loncat-loncat bareng mereka kan.. Yang kedua, ga
pre-order album MUCC. Padahal kalo ikut pre-order, bisa meet&greet
om-om kece itu. Dan bisa aja ketemu anak Alice Nine di dalam.
Tapi ya sudahlah. Toh, saya cukup puas dengan semua yang saya alami hari itu.. It'll never ever be forgotten moments. (ノω・、)
Thanks, UNiTE! Thanks, MUCC! Thanks, Alice Nine! And thanks, JRock Evolution 2012~!
Please come again~ (〃⌒ー⌒〃)ノ゛゛゛゛
***
Note II :
懐かしいな~
Well, It's my first concert that I've attended. I even still keep the ticket!
Saya ingat kalau Alice Nine janji mau datang buat konser disini lagi.. Saya juga ingat bagaimana tanggapan member Arisu melihat reaksi fans mereka di Jakarta. Saga and Nao keep teasing us on Alice9 Channel. (*≧д≦)
Sekedar tambahan, mereka tahun ini bakal ngadain Asia Tour. Hiroto bilang, mereka berani melakukan itu setelah melihat antusiasme fans di Jakarta saat JRock Evo. But sadly, Jakarta isn't on the country list of their Asia Tour.
Ini blog saya yang kedua sih, sebenarnya.. Karena saya kurang sreg sama blog pertama, niatnya blog itu mau saya hapus. Tapi sebelumnya dipindahkan dulu semua entry-nya. (´・‿・`)
Sepertinya di blog pertama saya kurang perkenalan dirinya. Jadi di blog kedua ini sebagai entri pertama, saya akan memperkenalkan diri.
Hai, saya Imas. Biasa dipanggil Imas, Im, Mas(?), Imasu. Saya tinggal di Jakarta, tapi karena kuliah di Unpad, saya tinggal di Jatinangor. Saya kelahiran tahun 1993, golongan darah AB. Yang merasa lebih muda, bisa panggil saya kakak, teteh, nee-san, noona, atau eonni. Tapi ga juga ga apa-apa sih. Saya kuliah jurusan Sastra Jepang. Hobi saya membaca (komik, novel, fanfic) dan mendengarkan musik. Saya suka hal-hal yang berkaitan dengan Jepang dan Korea. A multi-fandom fangirl. Suka Alice Nine, the GazettE, One Ok Rock, TVXQ (OT5), dan SHINee. Oh iya, akhir-akhir ini saya 気にする(?) sama EXO.
Saat ini saya bukan orang penting. Tapi suatu hari nanti orang-orang akan punya kepentingan dengan saya.
( ´ー`)
Amiiin.
...
じゃーじゃぁ、よろしくね。( ^∀^;;)
P.S : This blog contains unimportant things. Please consider it before you read.