Minggu, 27 April 2014

[Re-Post] [POEM] Hilang Harapan

Hilang Harapan

Mendung bergelayut di langit senja
Menutupi indah semburat jingga
Mengusir canda tawa
Mengundang pilu derita

Di tengah kesunyian
Wajahmu kau tengadahkan
Menatap langit
Dengan wajah penuh sakit

Titik hujan berjatuhan
Menerpa wajah yang kau tengadahkan
Seakan ikut menangisi
Derita yang kau alami

Kau terdiam
Tak peduli hujan menyiram
Sambil menatap langit kelam
Kau curahkan apa yang kau pendam

Mengapa
Mengapa semua tiada guna
Seakan menghina
Apa yang selama ini ku sebut usaha
Ratapmu pilu
Dan ku terdiam membisu

Masih ada harapan...
Ucapku di sela hujan

Apa itu harapan?
Semata hanya angan-angan
Sebuah omong kosong
Hanya mimpi di siang bolong


Dia teriakkan gundahnya
Dia luapkan amarahnya
Yang kini tenggelam
Bersama suara hujan yang berderu deram

Dirinya jatuh bersimpuh
tangisnya pun luruh

Tuhan...
Masihkah ada harapan
Yang tak sekedar angan-angan
Bukan omong kosong
Pun mimpi di siang bolong


Masih bersimpuh
Memanjatkan doa sungguh
Kemudian berteriak tanpa suara
Meratap pilu menyayat jiwa

Diam dalam hujan
Kupandangi dia dari kejauhan
Dia yang hilang harapan
Penuh keputusasaan

~~~

Note:
...
I couldn't recall why I've made this poem at first place. Really.
But, hey, this is not bad.. /proud

Tidak ada komentar:

Posting Komentar