Title : Another Sweet Dream
Author : Ai
Author : Ai
Character(s) : Shou Alice Nine, OFC
Rating : G
Rating : G
A/N : Karena ini fic pendek, mungkin lebih tepat disebut drabble kali ya.. ( '.' ) Anggap 'aku' itu siapa saja..
^^^^^^^
Aku melihatnya.
Melihatnya
dari lantai atas gedung yang tak kutahu gedung apa. Melihat dirinya
yang tengah membawakan lagu Heart of Gold hanya dengan iringan gitar.
Terpana aku dibuatnya. Dan aku terhanyut dalam alunan suaranya yang
merdu.
Segera
saja aku turun dan bergabung dengan kerumunan fangirl dibawah sana.
Memandangnya lebih dekat. Menahan napas kala mataku dan matanya bertemu
pandang. Namun dia hanya terdiam.
Dan
listrik padam tiba-tiba. Ruangan ini pun hening seketika. Aneh. Suasana
ini terlalu sepi. Kucoba menghiraukan hal itu dan fokus pada dirinya
yang berada dalam kegelapan. Hingga mataku mulai terbiasa dengan gelap
dan aku kembali mencari sosoknya yang kuyakini masih berada di depan
sana. Kupicingkan mataku agar dapat menangkap jelas sesosok orang yang
mendekatiku.
Sosokmu!
Aku
terdiam saat kau terus mendekat dan makin mendekati diriku yang masih
terpaku. Dekat dan semakin dekat hingga berhenti di hadapanku. Kau
ulurkan tanganmu, meraihku ke dalam pelukan. Saat kau berdiri di depanku
dan memelukku, refleks kulingkarkan tanganku di lehermu. Kau terkejut.
Dapat kurasakan hal itu karena saat ini tubuh kita berada dalam jarak
yang amat dekat. Hanya sepersekian detik hal itu berlangsung. Namun
dapat kurasakan dengan jelas rambutmu yang sedikit basah dan betapa
tegapnya bahumu saat tanganku memegangnya. Juga tangan putihmu yang
terasa dingin di tanganku ketika kau melepas pelukanmu. Kau pun berlalu,
masih memandangku dengan lembut dan kemudian kembali dalam kegelapan
sana. Sementara aku hanya dapat merelakanmu dan memandang sosokmu yang
semakin menghilang.
Aku
terpaku di tempat aku berdiri. Menatap dirimu yang telah menghilang.
Dinginnya tanganmu, basah rambutmu, lembut tatapanmu, terbayang jelas
dibenakku. Hingga kusadari kalau itu semua hanya mimpi ketika aku
terbangun dari tidurku.
"Tch." gerutuku sembari menghela napas dan kembali memejamkan mata.
"Hey.. Selamat pagi."
Aku
terdiam mendengar suara yang tak akan pernah kulupa itu. Suara yang
terdengar dari sisi lain tempat tidurku. Kubalikkan tubuhku menghadap si
pemilik suara. Dan apa yang kulihat makin membuat tubuhku kaku. Sosokmu
yang tersenyum lebar sambil menatapku.
Ku
atur napas, mencoba untuk bersikap biasa dan membalas senyum serta
sapaannya. Dan kemudian aku hanya tertawa kecil saat menatapnya.
"Just another sweet dream.." Dan aku pun kembali menutup mata, meneruskan mimpi yang tertunda.
^^^^^^^
Note:
Pffft.. Puhahahahahahahahaha (*`▽´*)
God. I couldn't believe that I was the one who wrote this fic.
Ah. Fic ini terinspirasi dari mimpi saya. Terus entah kenapa jadi saya tuangkan dalam fic begini. Memalukan ternyata saat saya baca lagi. (笑)
Note:
Pffft.. Puhahahahahahahahaha (*`▽´*)
God. I couldn't believe that I was the one who wrote this fic.
Ah. Fic ini terinspirasi dari mimpi saya. Terus entah kenapa jadi saya tuangkan dalam fic begini. Memalukan ternyata saat saya baca lagi. (笑)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar